Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Auditorium Abdulrahman Saleh, Gedung RRI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti ratusan angkasawan RRI, baik secara luring maupun daring dari berbagai daerah di Indonesia, sebagai momentum refleksi spiritual menjelang bulan suci Ramadan.
Peringatan Isra Mikraj tersebut diisi dengan ceramah agama oleh KH. Fikri Haikal MZ. Dalam tausyiahnya, ia menjelaskan bahwa peristiwa Isra Mikraj merupakan momen penting dalam sejarah Islam karena pada peristiwa tersebut Allah SWT menetapkan kewajiban sholat lima waktu secara langsung kepada Nabi Muhammad SAW.
KH. Fikri menekankan bahwa sholat memiliki kedudukan istimewa karena perintahnya tidak disampaikan melalui perantara Malaikat Jibril, melainkan melalui pertemuan langsung antara Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, sholat menjadi ibadah utama yang berperan sebagai fondasi pembentukan keimanan dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menyampaikan bahwa sholat tidak hanya dimaknai sebagai pelaksanaan ritual, tetapi harus tercermin dalam perilaku dan tanggung jawab sosial. Menurutnya, sholat yang dilaksanakan dengan baik akan membentuk kesadaran moral serta integritas pribadi.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama RRI I Hendrasmo turut menyampaikan harapannya agar peringatan Isra Mikraj ini dapat menjadi pengingat bagi angkasawan RRI untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik secara spiritual maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai lembaga penyiaran publik.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya RRI dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan kerja serta mempersiapkan angkasawan RRI dalam menyambut bulan suci Ramadan.