Survey Pelayanan
Informasi Publik

Search

PPID RRI

RRI-IDPFEST Persembahkan Kreasi Musik Perkusi Karya Musisi Jalanan

Hasanudin
06 Dec, 2023

Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia-LPP RRI bekerjasama dengan Indonesia Drum & Perkusi Festival-IDPFEST mempersembahkan INDONESIA RITMIS Suatu Pagelaran Kreasi Musik Perkusi dengan Penampilan Karya Terbaik para Musisi Jalanan pada Minggu, 10 Desember 2023 di Lapangan Bulungan Jakarta Selatan.

INDONESIA RITMIS Tahun 2023 ini mengangkat tema KREASI MUSIK PERKUSI JALANAN, merupakan acara festival musik dengan menampilkan para musisi jalanan yang memainkan alat musik perkusi dari Indonesia atau dari negara lainnya sebagai dasar dari irama musik yang dikolaborasikan dengan alat musik non perkusi dari Indonesia atau negara lainnya, dapat disertai dengan alunan swara juga gerak tari kontemporer yang disesuaikan dengan irama musik yang dimainkannya. Para Musisi tampil dan wajib membawakan 2 atau 3 komposisi lagu yang minimal salah satu komposisi lagunya adalah hasil buah karya mereka sendiri, dan selebihnya dapat membawakan karya tokoh-tokoh musik Indonesia/ negara lainnya maupun musisi top Indonesia yang karir awalnya dimulai sebagai musisi jalanan seperti Gombloh, Iwan Fals, Mbah Surip, Tom Sleepe, Anto Baret, dll.

INDONESIA RITMIS juga menampilkan beberapa perwakilan IDPFEST serta Bintang Tamu  diantaranya ;

  • The Showstoppers (Haykaal & friends), Haykaal adalah peserta terbaik 1 – Kompetisi Drum Remaja IDPFEST 2023
  • The Bandells sebuah group musik yang terdiri dari anak-anak dibawah usia 14 tahun yang terpilih menjadi group favorit IDPFEST
  • Jakarta Rockers Club, komunitas yang menaungi beberapa band rock dan salah satu band yang akan tampil adalah DjumP.
  • Dan Bintang Tamu CONRAD GOOD VIBRATION sebuah group musik bergender reggae/ska yang banyak diminati anak2 remaja, anak2 jalanan.
  • Sessi Talk Show, menghadirkan tokoh-tokoh publik Kadri Mohamad, Anto Baret, Ekki Soekarno, Yonas Markus Tuhuleruw untuk dapat memberikan informasi/ edukasi kepada masyarakat tentang “ekosistim musik jalanan”.